logo labodia favicon

Media Labodia

Sap flow dan cara mengukurnya pada tanaman

sap flow

Sap flow dapat diartikan aliran getah pada batang dan ranting atau pergerakan getah pada jaringan pembuluh tanaman. Getah yang dimaksud bukan berarti lateks yang berfungsi sebagai pertahanan diri dari tanaman.

Alasan kenapa disebut aliran/pergerakan getah yaitu karena pada tanaman tidak hanya air murni saja, tetapi mineral dan nutrien juga ikut didalamnya. Oleh karena itu istilah aliran getah lebih tepat digunakan dari pada aliran air.

Tetapi pada dasarnya apa yang kita ukur adalah aliran atau pergerakan air di dalam tanaman.

Sap flow terjadi pada Sapwood atau xylem tanaman, dimana pada bagian tersebut air dan mineral lain dialirkan dari akar menuju daun. Berdasarkan teksturnya, sapwood lebih lunak dibandingkan lapisan lain pada batang tanaman.

Salah satu metode yang paling umum untuk menentukan porsi sapwood adalah Staining atau memberi pewarna. Dengan metode ini diperlukan alat Stem Borer untuk mengambil sampel core batang.

Setelah sampel core batang diambil selanjutnya staining dilakukan dengan menggunakan cairan Methyl OrangeSapwood adalah bagian yang memiliki warna lebih cerah.

Pada mulanya hanya bidang ekofisiologi tanaman yang melakukan pengukuran aliran sap. Tetapi dalam perkembangannya, sap flow dapat diaplikasikan ke berbagai bidang seperti hortikultura & vitikultur, hidrologi, mining etc.

Salah satu aplikasi pengukuran sap flow yang paling umum yaitu di gunakan sebagai metode untuk menentukan transpirasi tanaman secara langsung.

Sap flow dan transpirasi tanaman adalah hal yang berbeda, namun keduanya memiliki korelasi. Secara harfiah sap flow adalah pergerakan cairan di dalam tanaman sedangkan transpirasi adalah hilangnya air dari tanaman sebagai uap air.

Tetapi hanya sedikit air yang diambil oleh akar yang digunakan untuk pertumbuhan dan metabolism, sisanya 97-99,5% hilang melalui transpirasi dan gutasi (Sinha, 2004).

Dengan melakukan pengukurannya kita dapat melakukan estimasi total kebutuhan air tanaman (L/hari) dan juga dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk mengukur transpirasi tanaman (mm/hari).

Daftar Pustaka

Sinha, Rajiv Kumar (2004). Modern Plant Physiology. CRC Press. ISBN 978-0-8493-1714-9

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

What's New

Kondisi Lingkungan Ambien di Atas & Bawah Kanopi

Kondisi Lingkungan Ambien di Atas & Bawah Kanopi

Aliran Sap Pohon Kelapa dan Cara Pemantauannya

Aliran Sap Pohon Kelapa dan Cara Pemantauannya

Distribusi Air Pada Cabai dan Cara pemantauanya

Distribusi Air Pada Cabai dan Cara pemantauanya

Lahan Bekas Tambang dan Memilih Tanaman Rehabilitasi

Lahan Bekas Tambang dan Memilih Tanaman Rehabilitasi

Menjaga kebutuhan air tanaman itu penting, kenapa?

Menjaga kebutuhan air tanaman itu penting, kenapa?

ADVERTISEMENT

Advertisement

Trending

Kondisi Lingkungan Ambien di Atas & Bawah Kanopi

Aliran Sap Pohon Kelapa dan Cara Pemantauannya

Distribusi Air Pada Cabai dan Cara pemantauanya

Lahan Bekas Tambang dan Memilih Tanaman Rehabilitasi

Menjaga kebutuhan air tanaman itu penting, kenapa?

Radiasi Sinar Matahari dan cara mengukurnya?

Transpirasi pada tanaman dan cara mengukurnya…

Laju Infiltrasi tanah dan faktor yang mempengaruhinya…

Radiasi Far-Red dan pengaruhnya pada tanaman

ADVERTISEMENT

Advertisement